Tips Jika Mengalami Ketidaknyamanan Trimester Kedua Kehamilan Dan Cara Mengatasinya

Perubahan bentuk fisikmu dari kepala hingga kaki mungkin sudah mulai terlihat di trimester kedua ini. Kondisi tersebut bisa memicu ketidaknyamanan pada tubuhmu. Meski begitu, kebanyakan wanita merasa lebih mudah menjalani kehamilan di trimester ini ketimbang trimester pertama.
Trimester kedua berlangsung sejak minggu ke-13 hingga minggu ke-27 kehamilan. Di periode ini, biasanya ibu hamil sudah tidak lagi mengalami mual dan muntah yang sangat mengganggu kualitas hidup. Tubuhmu juga kemungkinan sudah lebih bertenaga dibandingkan trimester sebelumnya. Namun, tetap ada beberapa ketidaknyamanan yang mungkin muncul selama menjalani masa ini. Berikut penjelasannya:

Pusing. Pembuluh-pembuluh darah dapat melebar dan tekanan darah bisa menurun saat kehamilan. Kondisi tersebut mungkin bisa membuatmu menjadi pusing. Disarankan segera beristirahat dengan membaringkan tubuh ke sisi kiri untuk membantu memulihkan tekanan darahmu. Selain itu, memperbanyak minum air putih dan bangun secara perlahan-lahan setelah duduk atau berbaring juga bisa mencegah kamu mengalami pusing.

Hidung tersumbat. Selaput lendir yang melapisi hidung dapat membengkak akibat perubahan hormon selama masa kehamilan. Kondisi ini juga bisa membuat hidungmu rentan mengalami perdarahan. Untuk mengatasi hal tersebut, kamu bisa melakukan penanganan alami seperti meneteskan larutan garam ke dalam hidung (saline drop), atau metode alami lainnya yang aman. Memasang alat pelembap udara di dalam ruangan mungkin juga dapat meringankan hidung tersumbat. Cara tersebut mungkin lebih aman ketimbang mengonsumsi obat dekongestan. Apabila kamu ingin mengonsumsi obat ini, disarankan untuk mengonsultasikannya dahulu ke dokter.

Masalah pada gusi. Perubahan hormon di masa kehamilan lebih meningkatkan sirkulasi darah ke gusi kamu sehingga bisa membuat gusimu menjadi lunak dan sensitif. Hal ini mungkin bisa menyebabkan perdarahan pada gusi ketika kamu menyikat gigi. Jadi, selama kehamilan, gunakan sikat gigi berbulu halus untuk mengurangi gesekan yang dapat menyebabkan iritasi pada gusi. Kamu juga harus menyikatnya secara perlahan-lahan, yah.

Perubahan kulit. Jangan kaget ketika melihat rona kulitmu berubah selama kehamilan. Itu karena kehamilan bisa merangsang produksi melanin yang bisa memicu noda hitam pada kulitmu. Noda tersebut bisa memburuk ketika terpajan oleh sinar matahari. Jadi, kamu disarankan untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung, atau setidaknya menggunakan tabir surya ketika beraktivitas di luar ruangan.

Selain noda hitam, kamu juga mungkin bisa melihat guratan berwarna merah, pink (merah muda), atau ungu (biasa disebut stretch marks) di sekitar payudara, perut, bokong, atau paha. Guratan ini bisa memicu rasa gatal dan kamu bisa mengatasinya dengan memanfaatkan pelembap.

Sakit punggung. Pada trimester kedua, nafsu makanmu sudah mulai kembali normal dan mungkin bertambah. Hal ini bisa membuat bobot tubuhmu bertambah. Pertambahan ini bisa menyebabkan punggungmu merasa sakit karena tulang belakang harus menopang beban tubuhmu yang lebih berat dari biasanya.

Kram kaki. Seiring berjalannya kehamilan, kakimu bisa mengalami kram, khususnya pada malam hari. Sebelum tidur kamu disarankan untuk melakukan peregangan pada otot-otot betis guna menghindari ketidaknyamanan ini. Oia, perbanyak minum air putih dan melakukan aktivitas fisik juga, yah, agar kakimu tidak kram.

Jika kram kaki sudah menyerang, kamu mungkin bisa mengatasinya dengan merendamnya di air hangat atau memijatnya dengan menggunakan es batu.

Ketidaknyamanan yang terjadi di atas termasuk wajar. Kamu disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter jika mengalami sakit perut parah, pusing yang berlebihan, berat badan bertambah lebih dari 3 kilogram tiap bulannya, atau hanya bertambah kurang dari 4,5 kilogram hingga kehamilan berusia 20 minggu.

sumber : alodokterdotcom

Post Author: drpebri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *